Senin, 04 Maret 2013

Tumbuh Kembang Anak Usia 10-12 Bulan

Tumbuh Kembang Anak Bulan Ke-10
Perkembangan Motorik Kasar
Gerakannya untuk duduk sudah lebih bebas. Ia pun makin mahir mengatur posisi tubuhnya.
Bayi mulai berjalan merambat dengan berpegangan pada furnitur yang ada. Ketika berdiri berpegangan, ia sudah dapat bertahan dalam waktu yang lebih lama, sekitar setengah menit atau lebih. Telapak kaki sudah dapat menapak dengan baik.
Ketika dipegangi tangannya untuk ditatih, ia sudah dapat melangkahkan kakinya untuk berjalan.

Perkembangan Motorik Halus
Koordinasi kedua belah tangan sudah lebih baik. Kubus atau balok mainan yang dipegang oleh masing-masing tangannya sudah dapat dipukul-pukulkan.
Karena kerja sama kedua tangannya sudah baik, bayi bisa menirukan gerak tepuk tangan.

Perkembangan Kognitif
Ia masih senang bermain-main menjatuhkan objek. Bayi pun mulai mencoba-coba melemparkan mainannya dengan gembira, seperti mengharapkan suatu sensasi dari permainan tersebut.
Kemampuannya untuk mengamati sikap, ucapan dan perilaku orang dewasa yang berinteraksi dengannya semakin bertambah. Ia dapat menirukan beberapa hal sederhana yang baru, seperti peniruan kata maupun gerak tubuh.
Ketika diajak melihat-lihat buku sambil didongengi cerita, bayi mulai menunjukkan perhatian dan ketertarikan pada gambar-gambar di dalamnya.

Perkembangan Bahasa
Seperti di usia sebelumnya, bayi suka menirukan ucapan yang dikatakan orang dewasa kepadanya. Lakukan dialog lebih sering dengan menggunakan kata-kata sederhana. Ucapkan berulang kali agar dapat ditirunya meski tidak sempurna.
Bayi mengerti kata-kata yang dikenalnya, seperti jika ditanya, "Mana Ayah?" ia akan memberi respons dengan memalingkan kepalanya mencari orang yang dimaksudkan. Jika ia menemukan "ayah" akan ditatapnya sang ayah.
Ia sudah mengerti kata "ya" dan "tidak" dan dapat memberi respons saat mendengar kata tersebut. Ia seperti terdiam ketika yang didengarnya adalah kata "tidak".

Perkembangan Sosial Emosi
Ia merasa senang ketika mendapat perhatian atau diberi pujian karena melakukan sesuatu. Sesuai yang diharapkan orang dewasa di sekitarnya. Ada kecenderungan ia akan melakukan kembali atau mengulang perilaku tersebut.
Perasaan takut, khawatir, dan rasa tak nyaman terhadap orang tertentu, situasi atau orang asing, dan ditinggalkan orang terdekatnya masih ditemui di usia ini.
Antusias mengeksplorasi lingkungan di sekitarnya, apalagi dengan kemampuan motoriknya yang semakin bertambah. Perhatikan faktor keamanan lingkungan di sekitar bayi.

Kemandirian
Teruskan melatihnya makan sendiri. Ia akan menggunakan jari-jemari tangannya untuk memasukkan makanan ke mulut. Ajarkan cara memegang sendok untuk mengambil makanan di piringnya.
Ia bisa menggunakan jempol dan jari tangan lainnya untuk memegang gelas dan belajar minum. Gunakan gelas plastik agar aman.

Pertumbuhan
Berat badan sekitar 7,3-9,5 kg, panjang badan 67,2-73,6 cm dan lingkar kepala 42,5-48,5 cm.

Tumbuh Kembang Anak Bulan Ke-11
Perkembangan Motorik Kasar
Posisi duduk sudah stabil dan seimbang dengan baik, bahkan bayi sudah bisa bergerak memutar pada saat duduk.
Masih melancarkan kemampuan berjalannya. Teruskan stimulasidengan menatih atau membiarkan ia merambat sambil berpegangan pada meja, kursi atau barang di dalam rumah yang dapat menopang tubuhnya.
Dalam posisi berdiri, bayi sudah dapat membungkukkan badan ke arah posisi duduk. Beberapa bayi sudah dapat berjalan sendiri 1-2 langkah, kemudian terjatuh.

Perkembangan Motorik Halus
Masih senang memukul-mukulkan kedua mainan yang ada pada masing-masing tangannya.
Gemar memasukkan dan mengeluarkan benda dari wadahnya.
Selama bermain terkadang ia mengulurkan pergelangan tangannya atau memanipulasi objek mainannya.
Bayi dapat memegang mainan menggunakan kelima jarinya, untuk benda kecil ia sudah dapat memegang dengan ibu jari dan telunjuk. Bayi dapat merasakan perbedaan permukaan benda halus dan kasar dengan telapak tangannya.

Perkembangan Kognitif
Bila mendengar suatu bunyi, ia akan berusaha mencari sumber suara dengan menggerakkan kepala maupun bahunya.
Ia akan meniru gerak secara spontan dan juga hal-hal baru yang diajarkan padanya.
Bila kedua tangannya sedang "penuh" memegang mainan, lantas ada objek lain yang menarik perhatiannya, maka ia tetap berusaha mengambilnya. Adakalanya ia letakkan dulu satu mainannya untuk mengambil benda tersebut.
Seperti di usia sebelumnya, jika ada mainan yang diinginkannya terhalang sesuatu, ia akan berusaha mengambilnya dengan berbagai cara atau menyingkirkan halangan tersebut.

Perkembangan Sosial-Emosi
Bayi mengekpresikan permintaannya dengan menunjuk objek yang diinginkan.
Seperti di usia sebelumnya, ia memperlihatkan rasa suka dan tidak pada seseorang, objek maupun tempat.
Bisa diajak "bekerja sama" dalam bermain. Contoh, ia akan memberi saat kita memintanya untuk memberikan sesuatu yang ada dalam genggamannya.
Masih mengalami ketakutan dan rasa tak nyaman bila berpisah dengan ibu. Ini wajar saja karena ada kedekatan secara emosional dan ketergantungan yang kuat pada figur ibu.

Perkembangan Bahasa
Bisa menyebut kata "mama", "papa" atau "dada". Beri respons kala ia mampu mengucapkan kata-kata tersebut. Hal ini amat berarti baginya.
Dari pengalaman, ia belajar bahwa dengan berteriak ia bisa menarik perhatian orangtuanya. Dari itu ia sering mengeluarkan suara-suara ribut seolah berseru.
Ia sudah dapat mengerti namanya. Lakukan stimulasi dengan sesering mungkin memanggil namanya.

Perkembangan Kemandirian
Dapat menggunakan tangan serta jemari tangannya dengan lebih baik. Untuk itu, latih bayi untuk memegang sendok meski caranya masih dengan tangan mengepal.
Ketika dipakaikan baju sudah bisa diajak bekerja sama. Contoh, dengan mengulurkan tangan atau kaki.

Pertumbuhan
Berat badan sekitar 7,6-9,9 kg, panjang badan 68,5-74,9 cm dan lingkar kepala 43-49 cm.

Tumbuh Kembang Anak Bulan Ke-12
Perkembangan Motorik Kasar
Berdirinya semakin stabil dan sudah dapat tanpa berpegangan.
Dapat berjalan beberapa langkah meski masih butuh penopang untuk keseimbangan tubuhnya. Bantu bayi dengan memegangi kedua atau salah satu tangannya.
Dapat bergerak dari posisi duduk ke berdiri dengan cara berlutut; satu kakinya ditarik dan diangkat sampai akhirnya dapat berdiri.

Perkembangan Motorik Halus
Kegemarannya memasukkan dan mengeluarkan objek dari/ke dalam wadah masih terus berlangsung.
Mengambil objek yang kecil (sebesar buah kismis) masih dengan menjimpit (dengan menggunakan jempol dan jari telunjuk).
Dapat memegang krayon dan mengarahkannya pada kertas, namun belum membuat suatu coretan.

Perkembangan Sosial-Emosi
Kesadaran akan lingkungan sekitar semakin bertambah. Hal ini merupakan pertanda baik. Ia dapat mengenali orang baru yang dijumpai. Begitu pula dengan permainan atau barang-barang di sekitarnya.
Takut pada orang asing dan takut berpisah dari ibu juga masih ditemui di usia ini.
Ada juga rasa takut lain, seperti takut ketika dicuci rambutnya, takut pada suara keras, takut pada sesuatu yang tiba-tiba bergerak, dan lainnya. Namun rasa takut ini biasanya akan hilang dalam beberapa bulan ke depan.
Bayi menolak perhatian dari orang lain dengan cara rewel atau menangis (terutama bila ada ibu di dekatnya).
Jika memegang suatu objek ia akan mengulurkannya kepada orang yang ada di dekatnya. Bukan untuk memberikan melainkan hanya memperlihatkan pada orang tersebut.

Perkembangan Kognitif
Memperlihatkan pemahaman akan kata yang familiar. Contoh, "Ambil boneka beruangnya, Sayang!" Meski tidak langsung memberi respons dengan mengambil, bayi akan memerhatikan objek yang dimaksud. Hal ini menandakan ia mengerti "boneka beruang" yang dimaksudkan.
Memerhatikan arah gerak suatu objek yang dilemparkannya dan memerhatikandampak yang ditimbulkan dari objek yang dilempar tersebut. Ini merupakan permainan yang menarik baginya.
Sudah mengerti akan perkataan "tidak". Ia akan berhenti melakukan sesuatu atau terdiam ketika mendengar kata "tidak".
Memberi respons pada permintaan-permintaan sederhana. Umpamanya, "Ayo ke sini, Sayang." Maka ia pun memberi respons dengan mendekat.

Perkembangan Bahasa
Seperti di usia sebelumnya, ia dapat mengucapkan beberapa kata sederhana seperti, "mama", "papa", "dada". Orangtua dapat menstimulasi dengan sering mengajaknya bicara. Ia akan belajar menirukan ucapan kata-kata sederhana.
Tampak berusaha berkomunikasi dengan memainkan intonasi suara dan pola melodi sehingga terdengar seperti kalimat. Suara-suara itu diarahkan pada orang yang berbicara padanya.

Perkembangan Kemandirian
Gerakannya dalam mengunyah dan menggigit makanan semakin baik.
Pola tidurnya mulai teratur. Tidur malamnya sekitar 12-14 jam dan bangun pada pagi hari. Namun, bayi masih mudah lelah, karena itu majukan makan siangnya sekitar pukul 11.00 agar ia bisa tidur siang sekitar 1-4 jam.
Mulai menolak makan. Perilaku ini umumnya berlanjut di usia berikutnya.

Pertumbuhan
Berat badan sekitar 7,8-10,2 kg, panjang badan 69,6-76,1 cm, dan lingkar kepala 43,5-49,5 cm. Sebagai patokan, berat badan di usia 1 tahun adalah 3 kali berat
lahir, dan panjang badan 1,5 kali panjang lahir.

Dedeh Kurniasih.
Konsultan Ahli:
dr. Rini Sekartini, Sp.A(K)
dari RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta